Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 April 2019

Seringkali Kita Tak Berani Jatuh Cinta karena Terlalu Takut Disakiti

Fimela.com, Jakarta Pernahkah terpikir kalau salah satu alasan kita belum bisa menemukan seseorang yang tepat adalah karena ketakutan kita sendiri? Kita takut untuk mencintai. Takut untuk mencoba kembali sebab tak ingin mengambil ririko untuk kembali disakiti.

Tak semua orang bisa dengan mudah dan cepat move on setelah patah hati. Sebagian orang bahkan butuh waktu yang cukup lama untuk kembali memulihkan hati dan perasaannya. Terlalu takut disakiti bisa membuat seseorang tak berani mencintai. Membuka sedikit ruang di hati pun tak berani.

Rasa Takut Bisa Membuat Kita Begitu Tertutup

Kita menutup pintu hati kita rapat-rapat. Hal ini kita lakukan karena kita ingin melindungi diri kita sendiri. Daripada mengambil risiko akan kembali disakiti, kita memilih untuk menjadi pribadi yang lebih tertutup. Sehingga tak lagi terbersit keinginan untuk kembali mencintai.
"I'm not afraid to try again, I'm just afraid of getting hurt for the same reason." - Anurag Prakash Ray

Takut Dilukai untuk Alasan yang Sama Menjadi Mimpi Buruk Sendiri

Seperti luka yang baru sembuh kembali tergores dengan belati yang sama, pasti rasa sakitnya akan jadi berlipat ganda. Hal yang wajar bila rasa takut dilukai untuk alasan yang sama menjadi mimpi buruk sendiri. Bagaimana pun kita punya hak dan andil besar untuk membuat kita bahagia dengan cara kita sendiri. Meski kadang untuk bisa bahagia itu, kita memutuskan untuk menarik diri selama beberapa waktu.
"If we deny love that is given to us, if we refuse to give love because we fear pain or loss, then our lives will be empty, our loss greater." - unknown

Saat Sudah Menemukan Cinta Sejati, Rasa Takut Itu Akan Luruh dengan Sendirinya

Saat ini mungkin kita memang belum berani mencintai. Namun, akan ada saatnya rasa takut itu akan luruh dengan sendirinya. Bila sudah menemukan seseorang yang tepat dan benar-benar membuktikan cintanya, barulah rasa takut itu akan luntur dengan sendirinya. Tapi bukan berarti kita hanya harus menunggu saja. Kadang justru dengan keberanian yang kita punya, kita bisa mengalahkan rasa takut yang ada lebih cepat dari yang kita kira.

Tak mungkin kita selamanya hidup dalam ketakutan. Ada saatnya kita memang hanya perlu berani mencoba. Akan sangat terasa berat pada awalnya, tapi kita tak akan pernah tahu sebelum kita berani mencoba membuka hati kembali. Kita punya kekuatan yang lebih besar dari rasa takut itu sendiri.

Sebelum Jatuh Cinta Lagi Penting Bagimu Jadi Diri Sendiri Dulu


Fimela.com, Jakarta Kegagalan asmara atau cinta di masa lalu sering kali membuat orang trauma untuk jatuh cinta lagi. Sahabat Fimela, pastikan agar tidak pernah takut untuk jatuh cinta lagi dan menemukan bahagiamu. Percaya atau tidak, obat dari patah dan sakit hati adalah jatuh cinta lagi.

Jika ingin terbebas dari masa lalu yang menyakitkan dan menyedihkan, usahakan untuk merencanakan masa depan yang lebih baik. Tatap masa depan dengan penuh percaya diri, jadilah diri sendiri dengan lebih bahagia. Bayang-bayang buruk masa lalu jangan sampai membuatmu terpuruk dan mengurung diri.

Percayalah bahwa di depan sana ada seseorang yang tulus, penuh cinta dan penuh penerimaan pada kita. Namun ingat, sebelum jatuh cinta lagi penting bagimu untuk menjadi dirimu sendiri dulu. Jangan pernah menjadi orang lain hanya karena ingin orang yang selama ini mengisi hatimu memiliki perasaan sama terhadapmu.

Cinta yang tulus dan mampu membawa bahagia adalah cinta yang penuh penerimaan. Cinta yang jujur dan apa adanya. Jika dia mencintaimu dengan tulus, dia tak mungkin memintamu untuk menjadi orang lain atau berpura-pura menjadi seperti yang dia mau. Dia yang tulus akan menerima kurang lebihmu dengan baik.

Selain menjadi diri sendiri, hal lain yang penting dilakukan sebelum jatuh cinta lagi adalah bersenang-senanglah dengan hidupmu, cobalah untuk menjadi perempuan yang lebih mandiri, cari tahu apa yang diinginkan hatimu dan yakinkan hatimu bahwa ia bisa terbuka untuk orang baru. Jika kegagalan dalam hubungan sebelumnya terjadi karena kesalahanmu, perbaiki lagi sikapmu dan jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama.

Selama kita yakin kita bisa, jatuh cinta bukan perkara yang sulit dilakukan. Selamat mencoba dan semoga bahagia selalu.

Menurut Sebuha Penelitian, Timbul Rasa Benci sama Mantan Itu Sangat NORMAL




Fimela.com, Jakarta Cara kerja perasaan bisa begitu misterius. Seseorang yang dulunya begitu kita cintai bisa jadi orang yang paling kita benci. Seorang pria yang kini jadi mantan pun bisa jadi sosok yang sangat kita benci meski dulunya kita sudah rela memberikan seluruh isi dunia kita padanya.

Timbul rasa benci pada mantan itu ternyata hal yang normal. Ada penelitian menarik yang membahas hal ini. Dilansir dari inc.com, sebuah penelitian terbaru dari Wellcome Laboratory of Neurobology meneliti para relawan yang memendam rasa benci pada seseorang, kebanyakan pada mantan kekasih sebagian lain pada saingan dan figur politik terkenal. Para relawan itu kemudian dipindai otaknya.

Para peneliti menganalisis aktivitas saraf pada para partisipan saat mereka memandang foto dari orang yang paling mereka benci tersebut. Hasilnya cukup mengejutkan. Para peneliti menemukan bahwa lingkaran rasa benci dipengaruhi oleh dua bagian otak yang ada pada sub-korteks: putamen dan insula. Putamen adalah bagian pada otak yang berkaitan dengan fungsi sistem motorik juga perasaan menghina dan jijik. Insula diketahui ikut memengaruhi respon untuk menekan stimuli.
Menurut ahli neurologi dan kepala penelitian, Profesor Semi Zeki menjelaskan, "Jaringannya melibatkan area puteman dan insula yang hampir mirip dengan jaringan yang aktif saat ada gairah, perasaan romantis, dan cinta." Dengan kata lain, jaringan di otak yang memengaruhi rasa benci sama dengan jaringan yang memengaruhi rasa cinta.

Meski rasa cinta dan benci ini bagai dua kutub yang berlawanan, tapi secara fisiologis keduanya saling berkaitan. Saat seseorang yang menatap orang yang dibencinya, ketika otaknya dipindai akan menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil korteks serebral yang nonaktif. Tapi ketika mereka menatap orang yang dicintainya, sebagian besar area korteks serebal yang nonaktif. Hal ini juga yang menjelaskan kenapa saat kita sudah jatuh cinta pada seseorang, kita akan sangat mudah kehilangan akal sehat.
Saat kekasih sudah jadi mantan, kita bisa sangat membencinya karena jadi lebih kritis dalam menilai sosoknya. Kita jadi mencari-cari kekurangan yang dimilikinya. Pudarnya rasa cinta membuat kita jadi lebih kritis dalam menilainya sebab sebagian besar area korteks serebral pada otak kita akan kembali aktif. Kekurangan pada dirinya yang tadinya tak pernah kita anggap ada jadi kita cari-cari lagi.

Rasa cinta bisa jadi benci. Begitu pula dengan rasa benci juga bisa jadi cinta. Kondisi tersebut pun sangat dipengaruhi oleh cara dan fungsi otak kita bekerja. Tapi kalaupun membenci seseorang, jangan terlalu lama memendam rasa benci itu, ya.

Jumat, 27 Januari 2017

Temukan Aku Dalam Sujud Istikharahmu, Karena Kita Saling Mendamba Adanya Pertemuan


Tak mengapa kita sekarang masih terpisah, saling mempersiapkan diri untuk adanya sebuah perjumpaan. Sekarang kau sedang apa dan bersama siapa, ada di belahan bumi mana dan masih berjuangkah untuk pertemuan kita. Kita yang saling mencari dan nantinya akan saling mememukan. Mungkin akan indah, jika dua anak manusia yang saling mengenal karena takdir dan saling mencintai karena jodoh.

Temukan aku dalam sujud istikharahmu, karena dalam diam ada sebuah doa dan pengharapan mendamba sebuah pertemuan. Karena dalam diam ada seseorang yang hendak di jaga perasaannya, ada sebuah keanggunan dalam sebuah penantian. Kecantikan yang terpancar ketika menjaga kehormatan yang seutuhnya dari seorang wanita.
Menati dalam rindu jauh lebih baik dariku daripada tergesa-gesa dan memilih orang yang salah. Cukuplah Allah yang tau seberapa besar rasa rinduku dan keinginan untuk bertemu. Cukuplah Allah yang memberitahu padamu yang sedang bersujud mencari jawaban dari sebuah penantian. Dan aku hanya menunggu, semoga kau secepatnya menemukanku.

Kita saling mendambakan adanya pertemuan, kita saling percaya kalau cinta sejati itu benar adanya. kita masih menghangatkan malam dengan sebuah doa dan kadang tak terasa ada sebuah tetesan air mata. Tapi entah kenapa terasa indah, saat aku curahkan rasa rindu ini pada Allah. entah kenapa, aku percaya kalau kau akan datang mengetuk pintu dan kita saling terdiam karena sama-sama jatuh cinta.
Kita yang hanya bisa bertemu lewat mimpi dan saling menyapa dalam doa. Kita yang saling percaya akan adanya sebuah waktu dimana kita akan bertemu dan melepas rindu. Kita adalah insan yang tidak pernah meragukan kekuatan dari doa dan janji dari yang maha kuasa. Dan kita ada karena hadirnya Aku dan Kamu.

Kisah romantis ini mungkin akan sama seperti Kisah Ali Bin Abi Thalib dan Fathimah Az-Zahra. Yang mana dua-duanya saling mencintai tapi saling memendam perasaan sampai saatnya dipersatukan. Saling merindukan dalam diam, tapi ranum dalam doa. Akan kan se-Romantis itu.






Doaku Di Tahun Ini, Semoga Ramadhan Tahun 2019 Ini Tidak Sendiri Lagi


Jika sekarang aku disini menanti, aku berharap kau di sana menjaga. dan jika sekarang aku disini berdoa, aku berharap kau di sana setia. kita dua anak manusia yang sedang dipisahkan oleh jarak, dan berharap takdir berpihak untuk bisa mempersatukan.

Doaku Di Tahun Ini, Semoga Tahun 2019 Nanti Tidak Sendiri Lagi

ndiri dalam penantian, menyepikan hati hanya untuk seseorang yang pantas untuk menempati. Dia yang berani setia, tidak hanya sekedar mengumbar kata-kata bahagia tanpa berani untuk menentukan hari dimana kita dipersatukan. Dipersatukan dalam suatu hubungan yang halal, hubungan dua anak manusia yang berbeda latar belakang.

Jagalah kami dalam kebaikan, tak apa saling berharap dan saling menjauhi. Karena jodoh tidak harus selalu bersama sebelum kepelaminan. Sibukan kami dalam kebaikan sehingga kami siap dan lupa lamanya penantian. Penantian yang kadang memberikan keraguan dan hilangnya kepercayaan kalau kau adalah jodoh yang dipersiapkan untuk ku.
Setiap jalan pasti akan menemukan ujung dan setiap pencarian pasti akan menemukan sesuatu yang di cari. Yakinlah setiap penantian akan berakhir dengan manis, setiap usaha kana menemukan hasil, dan saat doa-doa yang dipanjatkan akan berbuah manis. Jangan pernah mencaci air mata yang menetes dan jangan pernah menyesali takdir yang sudah kau alami. Jadikan itu sebagai bukti pada Ilahi kalau kau pantas untun mendapatkan sesuatu yang kau perjuangkan.

Izinkan wanita yang belum sempurna ini menyempurnakan agamnya bersama mu. mendapatkan bimbingan dengan hadirnya seorang imam dalam hidup. Dan ajarkan segala sesuatu tentang dirimu, agar aku bisa mencintaimu dengan sempurna. Seperti seorang ibu yang kau kenal sejak lahir dan mempercayakannya pada ku sekarang. Dan izinkan, wanita yang baru kau kenal ini belajar mencintaimu dan mengharapkan surga bersamamu.

Semoga kau tidak akan pernah mencari yang lain lagi. semoga aku menjadi cinta pertama dan terakhir dalam hidup mu. dan semoga kebersamaan kita akan membuka jalan keridhoan Allah.

Ya Allah aku tidak mau patah hati, jatuh cintakan lah pada jodohku saja. Seseorang yang tidak hanya memberi janji, tapi mampu bertanggungjawab dalam ikatan yang suci. Yang akan berfikir jutaan kali untuk mengucapkan kata perpisahan, karena itu hal yang sangat di benci Allah. seseorang yang benar-benar berani menggantikan sosok laki-laki yang sekarang aku sebut sebagai Ayah.

Jodohku izinkan aku jatuh cinta padamu saja. Karena jujur, hati ini tidak pernah sanggup merasakan sakit setelah perpisahan. Biarkan saja sekarang merasakan sesaknya rasa rindu yang tidak tau siapa pemiliknya. Jodohku izinkan aku jatuh cinta padamu saja. Yang memiliki keyakinan kalau seandainya rizki kita tidak akan pernah berkurang dengan ikatan yang halal. Kau yang rela mebagi ruang dalam kisah hidup yang akan kita jalani bersama.

Ketika doaku dan doamu menjadi suatu, semoga menjadi salah satu alasan kita dipertemukan. semoga menjadi jalan ridho dalam menjalani sisa-sisa kehidupan.

Kamis, 26 Januari 2017

Saat Ini Aku Lebih Baik Sendiri Dalam Takwa, Daripada Bersama Dalam Dosa


Sendiriku sekarang bukanlah tiada arti. Ada waktu yang bisa aku gunakan untuk terus memperbaiki diri dan mengejar mimpi-mimpi yang sejak kecil aku harapakan. Bukan galau atau bimbang dengan semua keadaan, karena jodoh tidak kunjung datang. Atau tebar pesona di media sosial, agar semua orang tau kalau aku sekarang masih sendiri.

Saat Ini Aku Lebih Baik Sendiri Dalam Takwa, Daripada Bersama Dalam Dosa
Saat ini aku lebih baik sendiri dalam takwa, daripada bersama dalam dosa. Biarlah jarak di antara kita terisi dengan rindu bersama doa. Lebih baik kau jangan dulu mendekat sebelum siap, karena hati ini akan terasa aneh jika diberi harap. Harapan yang seharusnya kau tanggungjawabkan setelahnya, bukan malah pergi dan menghilangNama mu seperti candu, terus terulang dalam otak seperti dzikir walaupun aku tidak pernah memintanya. Mengisi setiap denyut nadi dan hembusan nafas, jujur aku akan tersiksa dengan adanya cinta yang tidak biasa. Cinta yang seharusnya dapat kau pertanggungjawabkan dalam suatu ikatan yang sah.

Jika masih belum berani untuk bertanggungjawab dalam cinta. lebih baik jangan pernah memperkenalkan diri dan membuatku jatuh dalam harap kalau kita akan bersama. Aku masih punya Allah yang akan selalu menjaga, keluarga yang selalu memberi tawa, dan para sahabat yang akan selalu setia.
Jika waktunya tiba, tolong ketuk hati ini dengan sopan. Dengan terlebih dahulu izin pada seseorang yang aku sebut sebagai orang tua. Agar kau tidak aku sebut sabagai pencuri, pencuri hati dalam diam dan membawa sekarung rindu untuk bisa bersatu. Aku hanya wanita biasa yang kadang bisa merasa tak berdaya dengan keadaan dan harus taat pada pilihan orang tua. Tapi aku berharap kau hadir bersama taatku kepada mereka.

Selasa, 24 Januari 2017

Ternyata, Ini Penyebab Wanita Tidak Cantik Lagi Setelah Menjadi Istri di Mata Suami


Tidak jarang, suami melakukan tindakan menyakitkan yakni perselingkuhan dengan wanita lain. Alasannya, istri tidak bisa merawat diri, tidak enak dipandang lagi dan berbagai alasan yang membuat mereka tertarik kepada wanita lain.

Hal ini mungkin lazim dirasakan oleh banyak pria yang sudah bergelar suami. Ketika melihat istri, terbesit pikiran jika orang yang mendampinginya tersebut tidak secantik dulu. Ada pria yang bisa menerimanya, ada pula yang justru melirik selain kepada wanitanya.

Untuk para suami, penyebab wanita tidak cantik lagi setelah menjadi istri berikut ini bisa menjadi bahan introspeksi. Benarkah istri benar-benar tidak secantik saat pertama kali anda mengenalnya. Atau justru permasalahan ada pada diri anda? Berikut ulasannya.

Kehidupan setelah menikah tidak melulu mulus seperti yang diharapkan. Akan ada kerikil tajam yang akan menjadi sandungan dan membuat seseorang terpeleset hingga tersungkur. Salah satu cobaan yang mungkin dialami adalah perselingkuhan.

Hal ini tentu sangat menyakitkan. Konon pihak yang sering dirugikan dalam hal ini adalah wanita atau istri. Wanita lain dengan fisik lebih cantik tentu akan menjadi ujian hebat bagi para pria. Ada yang bisa menolaknya, namun ada pula yang terjerumus ke lembah nista.

Ujung-ujungnya, istri lah yang tetap disalahkan oleh para suami. "Salah sendiri, kenapa tidak menjaga berat badan" "Kamu itu gak secantik dulu, sementara aku bekerja dikelilingi wanita cantik". Mungkin alasan-alasan klasik seperti ini akan menjadi senjata pria agar wanita merasa bersalah karena tidak menyenangkan prianya.
Namun benarkah demikian yang terjadi? Istri tidak cantik lagi karena salahnya sendiri? Pria, anda harus membaca nasihat Syekh berikut ini.

Seorang suami mengadukan apa yang Ia rasakan kepada seorang Syekh. Bukan mendapat dukungan, suami ini justru mendapat nasehat yang menjadi tamparan keras baginya. Tidak hanya dia, namun semua suami di dunia ini. Berikut percakapan suami tersebut dengan Syekh

"Ketika aku mengagumi calon istriku seolah-olah dalam pandanganku Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini. Ketika aku sudah meminangnya, aku melihat banyak perempuan seperti dia. Ketika aku sudah menikahinya aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya. Ketika sudah berlalu beberapa tahun pernikahan kami, aku melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku."

Syekh berkata: "Apakah engkau tahu, ada yang jauh lebih parah daripada yang engkau alami saat ini!?"

Laki-laki penanya: "Iya, mau."

Syekh: "Sekalipun engkau mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada wanita manapun."

Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: "Kenapa tuan Syekh berkata demikian?"

Syekh itu melanjutkan: "Karena masalahnya terletak bukan pada istrimu. Namun pada manusia diberi hati tamak, pandangan yang menyeleweng, dan kosong dari rasa malu kepada Allah. Mata manusia tidak akan pernah puas, kecuali jika sudah tertutup tanah kuburan."
Rasulullah bersabda: "Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat siapa yang mau bertaubat."

Lalu Syekh itu bertanya, "Apakah engkau ingin istrimu kembali seperti dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?"

"Iya Syekh," jawab lelaki itu dengan perasaan tak menentu.

"Pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram" Ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan suatu yang halal, maka dia akan diberi kenikmatan yang sempurna di dalam barang halal tersebut.

Benar bukan nasihatnya? Tidak sedikit pria berselingkuh meskipun istrinya cantik. Untuk wanita tentu ini bukan akhir dari segalanya, tetaplah baik dan berbakti. Merawat diri meski dianggap tak cantik lagi. Karena kesalahan bukan sepenuhnya pada anda, namun pada pria itu yang tidak pernah memikirkan kematian, surga dan neraka, serta akhirat-Nya.